Saturday, January 13, 2007

Mendung di Langit Jiwa

Mendung itu artinya redup dan suram. Perkataan itu melambangkan hilang cahaya mahupun ceria. Mendung berlaku tatkala awan gelap berbondong-bondong melitupi ruang langit yang leluasa itu. Mengakibatkan cahaya tidak bisa bolos ke bumi.

Awan gelap itu persis masalah yang datang entah dari mana. Berkumpul di dalam cepu minda dan mengakibatkan kita kekadang hilang ikhtiar. Saat itu, kita cuba sedaya upaya mencari jalan penyelesaian. Dari satu cara ke satu cara. Hingga bila kita benar-benar menempuh jalan buntu. Ingatan kita akhirnya bertangkup dengan satu zat.

Allah!

Rupanya, mendung itu bukan semata-mata menutup cahaya. Malah ianya untuk menarik ingatan kita agar kembali mencari cahaya-Nya. Masalah itu bukan semata-mata ujian, malah seruan agar kembali mengadap-Nya.

Ya Allah! Aku memerlukan pertolongan-Mu. Bantulah hamba-Mu.

2 comments:

anak nah said...

Musim bah. Nostalgia lama. Ubi kayu rebus (ubi setela pun jadilah), kelapa parut, gula melaka dan kopi panas. Sudah lama tak hidu bau hujan yang segar jatuh dari langit. Mendung Kelantan, mendung Kaherah juga. Tapi hari-hari sejuk dah lalu...

A. Ubaidillah Alias said...

Siapa anak nah ni? :)

Orang kelantan ke?